Hilang
Kamu pergi Entah kemana Mungkin jauh? Jauh diujung sana Yang biasa kulihat itu guratan kecil yang tersungging di tepi bibir Yang biasa ku genggam itu tangan halusmu Yang biasa ku dengar itu hentakan kaki dan canda tawa dari suara lembutmu Tapi sekarang menjadi luka Sepi, hampa Tak ada suara Keheningan yang ada Tiba-tiba jejakmu hilang Aku mencari begitu lelahnya Entah kemana lagi aku harus mencarimu Apa yang kuikuti itu jejak palsu? Yang akan hilang perlahan terkikis waktu Entah jejak siapa lagi yang harus kuikuti Aku ingin jejak nyata itu tampak Aku bimbang dalam kesepian Aku tak tahu kemana harus pulang